Telusuri blog

Sabtu, 05 November 2016

KAJIAN KITAB SAFINATUN NAJA Bag. II

KAJIAN KITAB SAFINATUN NAJA Bag. II

فصل أركان الإسلام خمسة شهادة أن لا إله الا الله وأن محمدا رسول الله وإقام الصلاة وإيتاء الزكاة وصوم رمضان وحج البيت من استطاع إليه سبيلا
FASAL Rukun - rukun Islam itu ada lima ; [[1]] Bersaksi bahwa tiada Tuhan - yang hak untuk disembah itu ada - kecuali Alloh swt dan sesungguhnya nabi Muhammad saw itu utusan Alloh swt, [[2]] mendirikan sholat, [[3]]  membayarkan zakat, [[4]] puasa ramadhan, dan [[5]] haji ke baitullah bagi mereka yang mampu.

PENJELASAN

RUKUN ISLAM PERTAMA
MENGUCAPKAN DUA KALIMAT SYAHADAH

Dua kalimat syahadah menjadi urutan yang pertama sebab rukun ini menjadi syarat pengesah rukun - rukun islam lainnya.

Rukun Syahadah
1. Syahid, yaitu orang yang men-ESA-kan Alloh swt serta meyakini atas risalahnya Nabi Muhammad saw.
2. Masyhud lahu, yaitu objek yang disaksikan, yakni Alloh swt dan Rasululloh saw.
3. Masyhud ‘alaih (yang ditentang) yaitu orang yang ingkar akan ke - Esa - an Alloh swt dan kerasulan Nabi Muhammad saw.
4. Masyhud bihi (isi persaksian), yaitu menetapkan sifat Esanya Alloh swt dan kerasulan bagi Nabi Muhammad saw.
5. Shighoh (bentuk kalimat), yaitu;
أشهد أن لا إله الا الله وأشهد أن محمدا رسول الله

Pengucapan dua kalimat syahadah dengan lisan hanya sebagai syarat untuk memberlakukan hukum - hukum duniawi saja bagi mereka yang hendak masuk agama Islam. Untuk anak - anak yang terlahir dari orang muslim tidak disyaratkan pengucapan tersebut, dalam arti ia dihukumi muslim meskipun seumur hidupnya tidak pernah mengucapkan dua kalimat syahadah.

Sedang untuk mendapatkan status mukmin dunia akhirat selain mengucapkan harus disertai dengan pembenaran dalam hati.

Kalimat syahadah adalah kunci Pintu Surga, orang yang mengucapkannya bisa masuk lewat pintu mana saja yang dia sukai. Dari ‘Ubadah bin Shomit, Rasululloh saw bersabda;
ﻣَﻦْ ﻗَﺎﻝَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻭَﺣْﺪَﻩُ ﻻَ ﺷَﺮِﻳﻚَ ﻟَﻪُ ﻭَﺃَﻥَّ ﻣُﺤَﻤَّﺪًﺍ ﻋَﺒْﺪُﻩُ ﻭَﺭَﺳُﻮﻟُﻪُ ﻭَﺃَﻥَّ ﻋِﻴﺴَﻰ ﻋَﺒْﺪُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺍﺑْﻦُ ﺃَﻣَﺘِﻪِ ﻭَﻛَﻠِﻤَﺘُﻪُ ﺃَﻟْﻘَﺎﻫَﺎ ﺇِﻟَﻰ ﻣَﺮْﻳَﻢَ ﻭَﺭُﻭﺡٌ ﻣِﻨْﻪُ ﻭَﺃَﻥَّ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ ﺣَﻖٌّ ﻭَﺃَﻥَّ ﺍﻟﻨَّﺎﺭَ ﺣَﻖٌّ ﺃَﺩْﺧَﻠَﻪُ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻣِﻦْ ﺃَﻯِّ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏِ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ ﺍﻟﺜَّﻤَﺎﻧِﻴَﺔِ ﺷَﺎﺀَ
“ Barangsiapa mengucapkan " saya bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya, dan (bersaksi) bahwa ’Isa adalah hamba Allah dan anak dari hamba-Nya, dan kalimat-Nya yang disampaikan kepada Maryam serta Ruh dari-Nya, dan (bersaksi pula) bahwa surga adalah benar adanya dan neraka pun benar adanya, maka Allah pasti akan memasukkannya ke dalam surga dari delapan pintu surga yang mana saja yang dia kehendaki.” (HR.Muslim no.149)

Dihikayahkan dalam kitab Durrotun Nasihin (43);
أن إبراهيم الواسطي رحمه الله كان واقفا بعرفات وفي يديه سبعة أحجار فقال لها ؛ أيتها الأحجار اشهدي أني أقول : لا إله الا الله وأن محمدا عبده ورسوله فنام تلك الليلة فرأى في منامه أن القيامة قد قامت وأنه حوسب وأمر به إلى النار فذهبوا به إلى باب من أبواب النار فإذا حجر من تلك الأحجار ألقى نفسه على باب النار فاجتمعت ملائكة العذاب على رفعه فلم يقدروا، ثم ساقوه إلى باب آخر فإذا عليه حجر آخر من السبعة فلم يقدروا على رفعه حتى ساقوه إلى سبعة أبوابها، وكان على كل باب حجر من تلك الأحجار وهم يقولون كلهم : نشهد أن لا إله الا الله وأن محمدا رسول الله ثم ساقوه إلى العرش فقال الرب تبارك وتعالى : أشهدت الحجارة فلم يضيعوا حقك فكيف أضيع أنا حقك وأنا شاهد على شهادتك ثم قال الله تعالى ادخلوه الجنة فلما دنا من الجنان وجد أبوابها مغلقة فجاءت شهادة أن لا إله الا الله وفتحت الأبواب كلها فدخل الرجل
Dikisahkan bahwa Ibrahim Al Wasithiy rahimahulloh (suatu ketika) wuquf di Arafah dan di kedua tangannya terdapat tujuh buah batu, lalu berucap : Wahai batu - batu ! saksikanlah bahwa saya mengucapkan “ لا إله الا الله وأن محمدا عبده ورسوله ”, lalu ia pun tidur di malam tersebut, ia bermimpi bahwasanya hari kiamat telah tiba dan ia sedang dihisab, lalu diperintahkan untuk dibawa ke neraka. Para malaikat lalu membawanya ke salah satu pintu neraka, tiba - tiba satu buah batu dari batu - batu yang ia persaksikan menjatuhkan diri dipintu tersebut. Para malaikat adzab lantas berkumpul untuk mengangkat batunya, tapi mereka tak kuasa untuk mengangkatnya. Kemudian mereka membawa Ibrahim ke pintu neraka yang lain, tiba - tiba di pintu ada batunya juga, lalu para malaikat juga tak kuasa untuk mengangkatnya dan ini berlanjut hingga Ibrahim di bawa ke tujuh pintu neraka, ditiap pintunya selalu ada batu dari batu - batu yang ia persaksikan, para malaikat berkata : Kami bersaksi bahwa sesungguhnya tiada Tuhan selain Alloh dan sesungguhnya Muhammad adalah utusan Alloh. Akhirnya Ibrahim dibawa ke Arsy, lalu Alloh swt berfirman : “ Kamu telah mempersaksikan pada batu - batu lalu mereka tidak pernah menyia - nyiakan hakmu, bagaimana mungkin Aku menyia - nyiakan hakmu padahal Aku Maha Tahu atas persaksianmu ”, Alloh swt lanjut berfirman : “ Masukkanlah ia (Ibrahim) ke surga ”. Ketika mendekati surga, ia mendapati pintu - pintunya dalam keadaan terkunci, lalu datanglah persaksiah “ لا إله الا الله ” dan terbukalah semua pintu surga, ia pun lantas masuk surga.

Semoga kita termasuk ahli surga Amiin
Bersambung