ANTARA BIAWAK DAN HEWAN DHOBB
Biawak, Menyawak atau Nyambik dalam bahasa Arabnya apakah الضب yang hukumnya adalah halal dimakan, ataukah الورل yang hukumnya haram. Keduanya hampir serupa tapi beda hukum, sehingga kita perlu meneliti lebih lanjut untuk bisa memastikan Biawak yang hidup di Indonesia ini termasuk الضب atau الورل.
Imam Ad-Damiri dalam kitabnya “Hayatul Hayawan Al Kubra 2/107” menyebutkan;
ﻗﺎﻝ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻠﻄﻴﻒ ﺍﻟﺒﻐﺪﺍﺩﻱ : ﺍﻟﻮﺭﻝ ﻭﺍﻟﻀﺐ ﻭﺍﻟﺤﺮﺑﺎﺀ ﻭﺷﺤﻤﺔ ﺍﻷﺭﺽ ﻭﺍﻟﻮﺯﻍ، ﻛﻠﻬﺎ ﻣﺘﻨﺎﺳﺒﺔ ﻓﻲ ﺍﻟﺨﻠﻖ .
“Abdul Lathif Al Baghdadi berkata; Al Warol, Adh-Dhobb, Harba' (sejenis Bunglon), Syamahatul Ardh (sejenis Kadal) dan Tokek itu kesemuanya mirip bentuknya”.
LANTAS APA ITU WAROL
Ibnu Mandzur dalam Lisanul ‘Arobnya menuturkan;
(ﻭﺭﻝ) ﺍﻟﻮَﺭَﻝُ ﺩﺍﺑَّﺔٌ ﻋﻠﻰ ﺧِﻠﻘﺔ ﺍﻟﻀَّﺐِّ، ﺇِﻻّ ﺃَﻧﻪ ﺃَﻋﻈﻢ ﻣﻨﻪ، ﻳﻜﻮﻥ ﻓﻲ ﺍﻟﺮِّﻣﺎﻝ ﻭﺍﻟﺼَّﺤﺎﺭِﻯ
“Warol adalah semacam binatang melata seperti bentuk Dhobb, hanya saja lebih besar, hidup di Gurun Pasir dan lembah-lembah bebatuan”.
Dalam “Hayatul Hayawan Al Kubro” disebutkan;
ﻗﺎﻝ ﺍﻟﻘﺰﻭﻳﻨﻲ ﺇﻧﻪ ﺍﻟﻌﻈﻴﻢ ﻣﻦ ﺍﻟﻮﺯﻍ، ﻭﺳﺎﻡ ﺃﺑﺮﺹ ﻃﻮﻳﻞ ﺍﻟﺬﻧﺐ ﺳﺮﻳﻊ ﺍﻟﺴﻴﺮ، ﺧﻔﻴﻒ ﺍﻟﺤﺮﻛﺔ
“ Imam Al-Quzwaini berkata ; Warol itu bentuk yang besar dari golongan Tokek dan Saam Abrosh (sejenis kadal), ekornya panjang, cepat jalannya serta ringan gerakannya”.
DAN APA ITU DHOBB
Dalam kitab “Hasyiyah al-Qalyubi ‘ala Syarh al-Minhaaj 4/259”, disebutkan;
ﻗَﻮْﻟُﻪُ ﻭَﺿَﺐٌّ : ﻫُﻮَ ﺣَﻴَﻮَﺍﻥٌ ﻳُﺸْﺒِﻪُ ﺍﻟْﻮَﺭَﻝَ ﻳَﻌِﻴﺶُ ﻧَﺤْﻮِ ﺳَﺒْﻌَﻤِﺎﺋَﺔِ ﺳَﻨَﺔٍ ﻭَﻣِﻦْ ﺷَﺄْﻧِﻪِ ﺃَﻧَّﻪُ ﻟَﺎ ﻳَﺸْﺮَﺏُ ﺍﻟْﻤَﺎﺀَ ﻭَﺃَﻧَّﻪُ ﻳَﺒُﻮﻝُ ﻓِﻲ ﻛُﻞِّ ﺃَﺭْﺑَﻌِﻴﻦَ ﻳَﻮْﻣًﺎ ﻣَﺮَّﺓً ﻭَﻟَﺎ ﻳَﺴْﻘُﻂُ ﻟَﻪُ ﺳِﻦٌّ ﻭَﻟِﻠْﺄُﻧْﺜَﻰ ﻣِﻨْﻪُ ﻓَﺮْﺟَﺎﻥِ ﻭَﻟِﻠﺬَّﻛَﺮِ ﺫَﻛَﺮَﺍﻥِ
“ Dhabb adalah binatang yang menyerupai Warol yang mampu hidup sekitar tujuh ratus tahun, binatang ini tidak minum air dan ia kencing sekali dalam 40 hari, betinanya memiliki dua alat kelamin betina dan yang jantan pun juga memiliki dua alat kelamin jantan”.
PERBEDAAN ANTARA DHOBB DAN WAROL
Ibnu Mandzur dalam kitabnya “lisanul ‘Arob 1/538”, menuturkan;
ﻗﺎﻝ ﺃَﺑﻮ ﻣﻨﺼﻮﺭ : ﺍﻟﻮَﺭَﻝُ ﺳَﺒْﻂُ ﺍﻟﺨَﻠْﻖ، ﻃﻮﻳﻞُ ﺍﻟﺬَّﻧَﺐ، ﻛﺄَﻥَّ ﺫَﻧﺒﻪ ﺫﻧﺐُ ﺣَﻴَّﺔ، ﻭﺭُﺏَّ ﻭَﺭَﻝٍ ﻳُﺮْﺑﻲ ﻃُﻮﻟُﻪ ﻋﻠﻰ ﺫﺭﺍﻋﻴﻦ، ﻭﺫَﻧَﺐُ ﺍﻟﻀَّﺐِّ ﺫﻭ ﻋُﻘَﺪ، ﻭﺃَﻃﻮﻟُﻪ ﻳﻜﻮﻥ ﻗَﺪْﺭَ ﺷِﺒْﺮ . ﻭﺍﻟﻌﺮﺏ ﺗَﺴْﺘَﺨْﺒِﺚُ ﺍﻟﻮَﺭَﻝَ، ﻭﺗﺴﺘﻘﺬﺭﻩ، ﻭﻻ ﺗﺄْﻛﻠﻪ . ﻭﺃَﻣﺎ ﺍﻟﻀَّﺐُّ، ﻓﺈِﻧﻬﻢ ﻳَﺤْﺮِﺻُﻮﻥ ﻋﻠﻰ ﺻَﻴْﺪﻩ، ﻭﺃَﻛﻠﻪ . ﻭﺍﻟﻀَّﺐُّ ﺃَﺣْﺮَﺵُ ﺍﻟﺬَّﻧَﺐ، ﺧَﺸِﻨُﻪ ﻣُﻔَﻘَّﺮُﻩ، ﻭﻟﻮﻧُﻪ ﺇِﻟﻰ ﺍﻟﺼُّﺤْﻤَﺔِ، ﻭﻫﻲ ﻏُﺒْﺮَﺓ ﻣُﺸْﺮَﺑﺔٌ ﺳَﻮﺍﺩﺍً، ﻭﺇِﺫﺍ ﺳَﻤِﻦَ ﺍﺻْﻔَﺮَّ ﺻَﺪْﺭُﻩ، ﻭﻻ ﻳﺄْﻛﻞ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﺠَﻨﺎﺩِﺏَ، ﻭﺍﻟﺪَّﺑﻰ، ﻭﺍﻟﻌُﺸْﺐَ، ﻭﻻ ﻳﺄْﻛﻞ ﺍﻟﻬَﻮﺍﻡَّ . ﻭﺃَﻣﺎ ﺍﻟﻮَﺭَﻝُ ﻓﺈِﻧﻪ ﻳﺄْﻛﻞ ﺍﻟﻌﻘﺎﺭﺏ، ﻭﺍﻟﺤﻴﺎﺕ، ﻭﺍﻟﺤَﺮﺍﺑِﻲَّ، ﻭﺍﻟﺨﻨﺎﻓﺲ .
“Abu Manshur berkata ; Warol itu sedang bentuknya, dan panjang ekornya, seakan-akan ekornya seperti ekor ular, dan beberapa jenis Warol jika dipelihara akan bisa mencapai dua hasta panjangnya, adapun ekor Dhobb memiliki ikatan yang paling panjang sekitar satu jengkal, dan orang-orang Arab menggolongkan Warol termasuk binatang yang menjijikkan, dan mereka tidak mau mengkonsumsinya. Adapun Dhobb, mereka semangat untuk memburunya dan memakannya, Dhobb itu ekornya kasar, kesat dan bersisik, dan warnanya lebih dekat dengan warna tanah, berdebu kehitam-hitaman, dan jika telah menggemuk maka menguning dadanya, dan Dhobb tidak memangsa kecuali belalang dan yang sejenisnya, rerumputan dan tidak mau memakan kutu, serangga dan yang sejenisnya, adapun Warol itu makan kalajengking, ular, serangga, dan kelelawar”.
BIAWAK DALAM WIKIPEDIA
........... awal kutipan .......
Biawak adalah sebangsa reptil yang masuk ke dalam golongan kadal besar, suku biawak-biawakan (Varanidae ). Biawak dalam bahasa lain disebut sebagai bayawak (Sunda), menyawak atau nyambik (Jawa), berekai (Madura), dan monitor lizard atau goanna (Inggris).
......... lanjutan ......
Biawak umumnya menghuni tepi-tepi sungai atau saluran air, tepian danau, pantai, dan rawa-rawa termasuk rawa bakau. Di perkotaan, biawak kerap pula ditemukan hidup di gorong-gorong saluran air yang bermuara ke sungai.
Biawak memangsa aneka serangga, ketam atau yuyu, berbagai jenis kodok, ikan, kadal, burung, serta mamalia kecil seperti tikus dan cerurut. Biawak pandai memanjat pohon. Di hutan bakau, biawak kerap mencuri telur atau memangsa anak burung. Biawak juga memakan bangkai, telur kura-kura, penyu atau buaya.
......... Akhir Kutipan ......
KESIMPULAN
Biawak bila dilihat keterangan di atas lebih mirip dengan Warol yang hukumnya haram sebab dianggap menjijikkan oleh orang Arab.